Curug Siliwangi merupakan salah satu curug yang masuk ke kawasan Bandung Selatan. Secara lokasi, curug ini masuk dalam pengelolaan taman wisata dan bumi perkemahan Gunung puntang. Letaknya sendiri bisa dikatakan masih jauh dari bumi perkemahan. Pengunjung harus menjelajahi jalan setapak ayng melintasi hutan menuju curug ini.
Petualangan seperti ini, tentunya akan sangat menyenangkan bagi para penikmat alam. Bersusah payah menelusuri setapak terjal, berbasah-basahan karena melintasi sungai kecil atau basah karena embun yang menempel didedaunan adalah harga yang harus dibayar. Berbeda dengan mereka yang tidak menggemari atau kurang senang dengan petualangan di alam terbuka. Medan yang cukup berat bahkan dapat dikatakan sangat berat seperti ini, tentunya akan dianggap sebagai momok yang menakutkan. Bisa dikatakan, jangankan untuk menjelajahi medan hingga tujuan, untuk memasuki hutan pun kiranya harus berpikir dua kali. Adapun kesan yang didapat atau dipikirkan. Justru disinilah letak tantangan dan keunikannya.
 |
| Gambar 1. Yang ngipas-ngipas yang exis-exisss.. 😁 |
 |
| Gambar 2. Penusukan sosis dengan wajah riang gembira, apa dalam benak ibu-ibu ini tidak terpikirkan gimana klo sosis itu tulang punggung keluarganya?! tidak ber kepri-sosis-san 😂 |
|
|
|
|
|
 |
| Gambar 3. Berbagai expresi keceriaan, bahkan meureun saking lavarnya ada yang langsung dimakan tuh jagong.. 😆 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
| Gambar 4. Menunggu makanan datang dengan berbagai macam expresi |
Setelah melewati malam dengan hati riang gembira dan mimpi yang indah(enya da makan haratisss). Pagi pun disambut dengan suka cita, salah satunya seperti photo di bawah inihhh..
 |
| Gambar 5. Demi kenyamanan semua pihak, maka photo ini di sensor pake batu.. |
 |
| Gambar 6 Existensi para macan(mamah chantique) 😁😁 |
 |
| Belum Apdol klo belum exsis |
 |
| Ibu-ibu Setrong |
 |
| Naik-naik kepuncak puntang |
 |
| Rest Area sangat disayangkan tidak ada Alfamart |
Salah satu tujuan favorit pengunjung Bumi Perkemahan Gunung Puntang
yaitu menuju air terjun atau curug Siliwangi. Bagi pengunjung yang ingin
menuju Curug Siliwangi harus melakukan pendakian lebih
kurang selama 3 jam. Pengalaman saya dan teman-teman saat itu mendaki
selama 3 jam yah karena kebanyakan istirahatnya sih. Bagi pengunjung
yang sudah sering mendaki kemungkinan akan sampai di air terjun akan
lebih cepat, tapi jika waktu sudah melebihi 4 jam anda tidak sampai juga
kemungkinan anda tersasar dan sebaiknya segera kembali turun.
 |
| Mungkin Ibu ini lelah |
 |
| Tetap "viss" meskipun rarai agak hinyay |
Pendakian menuju Curug Siliwangi sebaiknya dilakukan
oleh pengunjung dengan kondisi yang sehat (tidak memiliki asma) karena
dikhawatirkan akan susah mencapai curug. Kondisi jalan menuju air terjun
terbilang tidak terlalu sulit tetapi tetap harus berhati-hati karena
sebagian tempat licin dan terjal. Selama perjalanan anda harus
menyeberangi sungai kecil beberapa kali dan terkadang arusnya cukup
deras. Dengan mengikuti jalan setapak dan petunjuk kurang lebih sekitar
3,5 km anda akan sampai ke Curug Siliwangi. Perjalanan
yang ditempuh selama pendakian cukup sulit dan naik turun, terkadang
sangat terjal. Pengunjung harus berhati-hati ketika mendaki. Ketika
melewati sungai yang berasal dari air terjun kemungkinan arus ketika
mendaki sangat deras.
 |
| Sumber Air sudah dekat |
Puncak Curug Siliwangi tidak terlalu luas sehingga
untuk pengunjung yang ramai harus bergantian dan untuk naik ke curug
anda harus melewati bebatuan yang cukup sempit. Sesampainya di curug
anda tinggal santai bermain air dan berfoto-foto ria, ingat simpan
tenaga untuk turun lagi. Air terjun Siliwangi terasa sangat dingin dan
segar.
 |
| Ibu-ibu setrong |
 |
| Kira-kira apa yang mereka pikirkan?! |
Untuk ke sana dibutuhkan fisik yang kuat karena jalannya terjal dan
hanya jalan setapak. Tempat wisata ini memang cocok bagi penggemar
hiking atau yang benar-benar ingin menikmati keindahan alam yang masih
asri.
Kelelahan selama di perjalan langsung terbayar setelah mencapai curug
tersebut. Deburan air yang jatuh dari ketinggian 100 meter itu menambah
pesona pemandangan di sekitar curug. Rasakan juga airnya yang dingin
dan jernih yang mengalir di sungai itu.
 |
| Perjuangan masih belum selesai |
 |
| Rintangan Terakhir |
Dan akhirnya setelah berlelah-lelah ria mendaki gunung lewati lembah sungai mengalir indah (kya lagu ninja hatori..😂😂) sampailah pada tempat yang dituju. Pada waktu itu kebetulan musim kemarau jadi volume air yang turun ke curug siliwangi sangat sedikit, jadi kita bisa bermain air tepat dibawah curug tersebut amun harus tetap hati-hati karena air besar bisa datang secara tiba-tiba dan bisa membahayakan.
 |
| Berbagai expresi yang terpancar dari raut wajah super mom ini.. |
 |
| Bingung Caption ah..hahha |
 |
| Mungkin dia haus... |
Ada kisah yang beredar tentang Curug Siliwangi. Konon Curug Siliwangi
ini terbentuk karena Prabu Siliwangi buang air kecil dari atas Gunung
Reregan. Curug ini dipercaya curug paling keramat ketimbang curug
lainnya.
Konon juga ada sebuah gua yang disebut-sebut tempat untuk penyimpanan
komponen peralatan stasiun radio dan telepon di area puing-puing
Stasiun Radio Malabar yang terhubung dengan Curug Siliwangi. Gua itu
panjangnya 1 km. Konon juga barang siapa yang bisa menelusuri gua hingga
curug Siliwangi akan memperoleh ajimat peninggalan Negara Puntang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar